Showing posts with label Windows. Show all posts
Mulai dari versi 2022, Antrian Tobasa secara default menggunakan SQLite, sehingga Anda tidak perlu melakukan instalasi/setup Microsoft SQL Server.
Petunjuk berikut ini digunakan bila Anda ingin menggunakan Microsoft SQL Server sebagai database Antrian Tobasa.

Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1,
pada komputer yang diinstall SQL Server 2008 R2 Express

Selain SQLite(sejak versi 2022), Aplikasi Antrian Tobasa juga dapat menggunakan Microsoft SQL Server database sebagai penyimpanan data. File binary download antrian Tobasa tidak menyertakan proses otomatis untuk mensetting database - hanya disertakan file backup antri.bak yang harus direstore di SQL Server, agar dapat digunakan aplikasi antrian Tobasa.
Berikut adalah langkah-langkah setting database yang akan digunakan:
Pertama-tama buka aplikasi SQL Server Management Studio, login sebagai System Administrator(sa)

Membuat SQL User Account

Pada Object Explorer, klik SQL Server - Security - Logins,klik kanan pada Logins, pilih New Login
SQL Server Management Studio New Login

Pada window Login - New, di tab General, isikan Login Name: antrian
Password: TOBASA, pastikan tipe loginnya SQL Server authentication, kemudian klik OK
SQL Server Management Studio New Login Window


Membuat Database Antrian Tobasa


Kembali ke window utama SQL Server Management Studio, pada Object Explorer, klik kanan pada Databases pilih New Database...
SQL Server Management Studio New Database

Pada windows New Database, pada tab General, isikan Database Name: antri dan Owner: antrian, sesuai dengan nama user yang dibuat sebelumnya. Kemudian masuk ke tab Options
SQL Server Management Studio New Database Window

Pada tab Options, set Recovery Model: Full, kemudian klik OK
SQL Server Management Studio New Database Window - Recovery Model


Restore Database


Kembali ke window utama SQL Server Management Studio, pada Object Explorer, klik kanan pada Databases pilih Restore Database.
Atau klik kanan pada database Antri, pilih Tasks - Restore - Database
SQL Server Management Studio Restore Database

Pada window Restore Database, pastikan To database : antri, lalu klik from device kemudian klik tombol ... untuk memilih file backup
SQL Server Management Studio Restore Database Window

Pada window Specify Backup, klik Add
SQL Server Management Studio Specify Backup

Pada window Locate backup file, pilih lokasi file antri.bak
contoh: C:\AntrianTobasa\Database\antri.bak
kemudian klik OK
SQL Server Management Studio Locate Backup File

Kembali ke window Specify Backup, klik OK
SQL Server Management Studio Specify Backup

Kembali ke window Restore Database, centang item backup yang akan direstore, lalu masuk ke tab Options
SQL Server Management Studio Restore Database Window

Pada tab Options, pada bagian Restore Options, centang Overwrite the existing database (WITH REPLACE). Pada bagian Recovery State, pastikan Leave the database ready to use... terpilih
Kemudian klik OK
SQL Server Management Studio Restore Database Window - tab Options


Setting Owner Database


Kembali ke window utama SQL Server Management Studio, pada Object Explorer, klik Databases, lalu klik kanan pada database antri , kemudian klik Properties
SQL Server Management Studio Database Properties

Pada window Database Properties, set Owner menjadi antrian
SQL Server Management Studio Database Properties Window


Demikianlah langkah-langkah membuat dan merestore database software Antrian Tobasa


Read more »
Artikel ini adalah bagian ketiga dari 3 seri instalasi SQL server yang digunakan pada aplikasi antrian Tobasa
Note
Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1,
pada komputer yang diinstall SQL Server 2008 R2 Express,
dengan user yang memilki hak askses Administrator

Seringkali kita tidak dapat mengakses SQL Server dari komputer lain di dalam LAN, sementara akses melalui komputernya langsung tidak ada masalah.
Penyebab dari masalah seperti ini bisa karena SQL Server belum diset running di TCP/IP port 1433, atau juga karena diblok oleh Windows Firewall.
Berikut langkah-langkah membuka akses tcp port 1433 di Windows Firewall.
Tool yang digunakan adalah Windows Firewall Advanced Configuration,
dapat diakses melalui Control Panel -> Windows Firewall -> Advanced Settings
atau dari Run : wf.msc
Tekan Tombol logo Windows dan R (Win+R), lalu ketik wf.msc , lalu klik OK
Windows Firewall Advanced Configuration from Win+R

Pada bagian ini, klik Inbound Rules lalu klik New Rule
Windows Firewall with Advanced Security

Pada bagian ini, pilih Port
Windows Firewall with Advanced Security - Port

Pada bagian ini, klik TCP lalu isikan tcp port SQL Server1433
TCP port standar untuk SQL server adalah 1433. Dalam postingan SQL Server 2008 TCP/IP Network Configuration dijelaskan pengaturan port ini.
Windows Firewall with Advanced Security - TCP port 1433

Pada bagian ini, kita tidak memilih profile Public
Artinya port tcp 1433 tidak akan dibuka pada Network Interface yang terhubung pada network dengan akses Publik.
Windows Firewall with Advanced Security - Profile

Pada bagian ini, isikan nama untuk rule
Windows Firewall with Advanced Security - Name

Rule baru yang dibuat terdaftar dalam daftar Inbound Rules
Windows Firewall with Advanced Security - Done
Read more »
Artikel ini adalah bagian kedua dari 3 seri instalasi SQL server yang digunakan pada aplikasi antrian Tobasa
Note
Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1,
pada komputer yang diinstall SQL Server 2008 R2 Express,
dengan user yang memilki hak askses Administrator

Setelah proses instalasi SQL Server 2008 R2, akses TCP/IP belum dienable, sehingga kita tidak bisa mengakses SQL server dengan protocol TCP/IP. Berikut adalah cara-cara mengaktifkan protocol TCP/IP di SQL Server, agar dapat diakses via network.
Tool yang digunakan adalah SQL Server Configuration Manager,
bisa diakses melalui Start Menu atau dari "Run"

SQL Server Configuration Manager from Windows 7 Start Menu
Tekan Tombol logo Windows dan R (Win+R), lalu ketik SQLServerManager10.msc , lalu klik OK
SQL Server Configuration Manager from Win + R
Kemudian muncul window SQL Server Configuration Manager.
Di sini klik SQL Server Network Configuration , lalu Protocol for SQLEXPRESS.
Kemudian di window sebelah kanan, klik kanan pada item TCP/IP lalu klik Properties

SQL Server Configuration Manager

Pada windows TCP/IP properties terdapat dua tab yang harus diseting: Protocol dan IP Addresses

Tab Protocol, set Enabled = Yes dan Listen All = Yes
SQL Server TCP/IP Listen All
Tab IPAll, isikan 1433 pada item TCP Port
SQL Server IP Addresses Protocol
Kemudian restart SQL Server
Restart SQL Server
Dapat juga direstart melalui command line:
net stop "SQL Server (SQLEXPRESS)"
net start "SQL Server (SQLEXPRESS)"


Pengujian

Gunakan command netstat untuk pengecekan SQL Server sudah berjalan di TCP/IP port 1433
Netstat SQL Server port 1433
Atau langsung menggunakan SQL Management Studio. Sebelumnya sesuaikan parameter koneksi.
Disini, pada tab Login, isikan IP Address komputer SQL Server: misal: 192.168.1.4
Pada tab Connection Properties, pilih Network Protocol : TCP/IP
SQL Management Studio Connection Properties

SQL Management Studio Connection Properties

Selanjutnya

SQL Server sudah run di TCP/IP port 1433, berikutnya adalah membuka akses di Windows Firewall agar dapat diakses dari komputer lain

Read more »
Software Antrian Tobasa 2022 telah tersedia.
Kini hadir dengan 10 POS dan juga menggunakan database SQLite.

Silahkan download di halaman Github project ini
Silahkan baca juga informasi mengenai release ini


Artikel ini adalah bagian pertama dari 3 seri instalasi SQL server yang digunakan pada aplikasi antrian Tobasa
Note
Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1 64 bit dengan RAM 2GB.
Untuk instalasi di Windows 10, gunakan SQL Server 2012 Express

SQL Server 2008 R2 Express dapat digunakan dengan gratis, tetapi ukuran maksimum untuk database dibatasi 10GB. Berbeda dengan SQL Server Express 2005 dan SQL Server Express 2008 yang dibatasi 4GB.
Sebelumnya dowload dulu file instalasinya sesuai dengan versi windows Anda.
Link Dowload SQL Server 2008 R2 Express yang juga menyertakan SQL Management Studio

Setelah didownload, jalankan instalasi sebagai Administrator, atau user yang memiliki hak sebagai Administrator
Programs instalasi akan berjalan sbb:
SQL Server 2008 R2 Installation Extract Files

Pada start page, click New installation or add features to an existing installation
SQL Server 2008 R2 Installation New Install Start

Kemudian click checkbox "I accept the license terms"
SQL Server 2008 R2 Installation EULA


SQL Server 2008 R2 Installation Setup Support Files


SQL Server 2008 R2 Installation Rule check

Pada Feature Selection, pilih semua feature
SQL Server 2008 R2 Installation Feature Selection

Pada Instance Configuration, defaultnya adalah SQLExpress, Anda bisa menggantinya dengan nama lain
SQL Server 2008 R2 Installation Instance Configuration

Pada Server Configuration, kita bisa mengatur account yang akan menjalankan SQL Server.
Untuk tutorial ini kita gunakan nilai Default.
SQL Server 2008 R2 Installation Server Configuration

Pada bagian Database Engine Configuration, kita bisa mengatur "Authentication Mode". Di sini kita menggunakan "Mixed Mode", sehingga kita dapat login dengan Windows Account atau SQL Server Account.
Di bagian ini kita harus mengisikan password untuk System Administrator(sa)
SQL Server 2008 R2 Installation Database Engine Configuration

Pada bagian Error Reporting, biarkan saja nilai defaultnya
SQL Server 2008 R2 Installation Error Reporting

Instalasi selesai.
SQL Server 2008 R2 Installation Complete


Selanjutnya

Pada tahap ini, instalasi SQL Server 2008 R2 telah selesai.
Anda bisa menggunakan SQL Management Studio, untuk masuk dalam administrasi database.
Berikutnya adalah mengkonfigurasi SQL Server agar running dengan protocol TCP/IP.


Read more »

Sebagai modul "Server", QueueService dapat berjalan sebagai Console Application dan Windows Service. Pada saat dijalankan sebagai Console Application, akan muncul window seperti ini:
QueueService Console Application

Untuk instalasi di server, yang terkadang jarang di"Log On", kita bisa install QueueService sebagai Windows Service, sbb:
  • Jalankan Command Prompt sebagai Administrator
  • Masuk ke dalam folder QueueService
  • Jalankan command berikut:
    c:\Windows\Microsoft.NET\Framework\v4.0.30319\installutil QueueService.exe
    

    Akan muncul window menanyakan user/password untuk menjalankan service ini.
    QueueService Set Service login

    User tidak harus memiliki hak sebagai Administrator
    Didepan nama user sisipkan .\ sebagai alias nama komputer.
    Bila komputer tergabung dalam Windows AD Domain dan ingin menggunakan user dari AD Domain, sisipkan nama domain sebelum nama user; misal: MANGAPUL\jefri
    Isikan user/password, lalu klik OK. Bila sukses window akan seperti ini:
    QueueService Install Service Completed

    Dan service QueueService terdaftar di Windows Services
    QueueService listed in Windows Services

Sebagai Windows Service, modul QueueService akan run otomatis pada saat start-up Windows, tanpa kita perlu Log On ke Windows.

Read more »