Tips:
Untuk memunculkan Options/Konfigurasi aplikasi:
- Pada QueueDisplay tekan tombol Ctrl dan O pada window "Tobasa"
- Pada QueueTicket tekan tombol Ctrl dan O
- Pada QueueCaller klik tab "Options" di bagian pojok kiri atas
Pada QueueDisplay dan QueueTicket, tekan tombol "F" untuk tampilan Full Screen/Window
Konfigurasi aplikasi antrian Tobasa dapat diatur melalui window "Options" atau dengan mengedit file konfigurasi.
Khusus modul QueueService, hanya bisa diatur dengan mengedit file konfigurasi. Pemahaman tentang file konfigurasi sangat penting bila ingin melakukan pengaturan langsung pada file ini. File konfigurasi ini berextension
.config yang terdapat pada tiap folder module.
Sebagai contoh, kita install aplikasi Tobasa di
c:\AntrianTobasa\
Pada setiap modul akan terdapat tiga file utama. Untuk modul
Caller akan tampak susunan folder seperti ini:
c:\AntrianTobasa
|--QueueCaller\
|--Libtobasa.dll
|--QueueCaller.exe
|--QueueCaller.exe.config
QueueCaller.exe.config adalah File konfigurasi
"Application Configuration".
Begitu juga file
QueueAdmin.exe.config,
QueueDisplay.exe.config,
QueueService.exe.config dan
QueueTicket.exe.config.
Pada waktu pertama kali dijalankan, program
QueueCaller.exe akan membaca konfigurasi pada file tadi.
Bila kemudian ada perubahan setting/konfigurasi melalui Option Windows atau setelah pertama kali dijalankan, akan muncul
file konfigurasi
"User Settings" pada folder
%HOMEPATH%\AppData\Local\www.mangapul.com\
Contoh :
c:\Users\JEFRI\AppData\Local\www.mangapul.com\QueueCaller.exe_Url_hpi1uszicgflnb03znis4301kbkcijyq\1.0.0.0\user.config
Bisa dikatakan
QueueCaller.exe.config berisi konfigurasi default, sedangkan
user.config berisi konfigurasi user. Selanjutnya aplikasi akan menggunakan konfigurasi user, dan
bila tidak ada, baru kemudian menggunakan konfigurasi default.
Misalkan pada file
user.config ada value seperti ini:
<setting name="QueueServerHost" serializeAs="String">
<value>192.168.100.7</value>
</setting>
Pada
QueueCaller.exe.config
<setting name="QueueServerHost" serializeAs="String">
<value>127.0.0.1</value>
</setting>
Maka aplikasi akan menggunakan value dari
user.config.
Application Configuration atau User Settings
Untuk parameter yang sangat jarang berubah(misalnya nama-nama Pos/Layanan, koneksi TCP/IP, SQL server), sebaiknya mengedit
"Application Configuration".
Sebelum mengedit
"Application Configuration", sebaiknya seluruh file
user.config dihapus,
agar tidak menjadi rancu dengan settingan dari
"Application Configuration".
Ini diperlukan karena kita akan membuat konfigurasi default yang baru; yang adalah
"Application Configuration".