Showing posts with label Antrian Tobasa. Show all posts

Sejak dirilis sebagai Software gratis pada Mei 2016,
Aplikasi Antrian Tobasa telah mendapatkan respon yang sangat baik.
Terimakasih untuk semua orang yang telah menggunakan,
mencoba atau sekedar mendownload.

Kini Software Antrian Tobasa saya rilis sebagai software Open Source
dengan lisensi GPLv3.

Silahkan akses sourcecode nya di GitHub

Untuk versi binary tetap bisa di download
Dan juga ini petunjuk instalasinya.

Terimakasih.



Read more »
Tips:
Untuk memunculkan Options/Konfigurasi aplikasi:
- Pada QueueDisplay tekan tombol Ctrl dan O pada window "Tobasa"
- Pada QueueTicket tekan tombol Ctrl dan O
- Pada QueueCaller klik tab "Options" di bagian pojok kiri atas

Pada QueueDisplay dan QueueTicket, tekan tombol "F" untuk tampilan Full Screen/Window

Konfigurasi aplikasi antrian Tobasa dapat diatur melalui window "Options" atau dengan mengedit file konfigurasi. Khusus modul QueueService, hanya bisa diatur dengan mengedit file konfigurasi. Pemahaman tentang file konfigurasi sangat penting bila ingin melakukan pengaturan langsung pada file ini. File konfigurasi ini berextension .config yang terdapat pada tiap folder module.

Sebagai contoh, kita install aplikasi Tobasa di c:\AntrianTobasa\
Pada setiap modul akan terdapat tiga file utama. Untuk modul Caller akan tampak susunan folder seperti ini:

c:\AntrianTobasa
   |--QueueCaller\
      |--Libtobasa.dll
      |--QueueCaller.exe
      |--QueueCaller.exe.config

QueueCaller.exe.config adalah File konfigurasi "Application Configuration". Begitu juga file QueueAdmin.exe.config, QueueDisplay.exe.config, QueueService.exe.config dan QueueTicket.exe.config.

Pada waktu pertama kali dijalankan, program QueueCaller.exe akan membaca konfigurasi pada file tadi. Bila kemudian ada perubahan setting/konfigurasi melalui Option Windows atau setelah pertama kali dijalankan, akan muncul file konfigurasi "User Settings" pada folder %HOMEPATH%\AppData\Local\www.mangapul.com\
Contoh : c:\Users\JEFRI\AppData\Local\www.mangapul.com\QueueCaller.exe_Url_hpi1uszicgflnb03znis4301kbkcijyq\1.0.0.0\user.config
Bisa dikatakan QueueCaller.exe.config berisi konfigurasi default, sedangkan user.config berisi konfigurasi user. Selanjutnya aplikasi akan menggunakan konfigurasi user, dan bila tidak ada, baru kemudian menggunakan konfigurasi default.

Misalkan pada file user.config ada value seperti ini:
     <setting name="QueueServerHost" serializeAs="String">
        <value>192.168.100.7</value>
     </setting>

Pada QueueCaller.exe.config
     <setting name="QueueServerHost" serializeAs="String">
        <value>127.0.0.1</value>
     </setting>
Maka aplikasi akan menggunakan value dari user.config.

Application Configuration atau User Settings

Untuk parameter yang sangat jarang berubah(misalnya nama-nama Pos/Layanan, koneksi TCP/IP, SQL server), sebaiknya mengedit "Application Configuration". Sebelum mengedit "Application Configuration", sebaiknya seluruh file user.config dihapus,
agar tidak menjadi rancu dengan settingan dari "Application Configuration".
Ini diperlukan karena kita akan membuat konfigurasi default yang baru; yang adalah "Application Configuration".
Read more »
Mulai dari versi 2022, Antrian Tobasa secara default menggunakan SQLite database.
Bila tidak ingin menggunakan database SQL Server, abaikan petunjuk terkait SQL Server pada artikel ini

Artikel ini membahas secara lebih detail proses instalasi/setup Antrian Tobasa, sebagai lanjutan dari artikel Instalasi software antrian Tobasa
Pada versi sebelum 2022,
Modul QueueService(QueueServer), QueueAdmin dan QueueCaller terhubung secara langsung dengan SQL Server
Mulai dari versi 2022, hanya QueueService yang terhubung secara langsung dengan SQL Server.
Modul QueueDisplay, QueueTicket, QueueAdmin dan QueueCaller terhubung terhubung ke modul QueueService(QueueServer) pada tcp port 2345)

Bila Anda ingin menggunakan SQL Server sebagai database Antrian Tobasa, sebelumnya restore file backup database MS SQL Server yang terdapat di folder c:\AntrianTobasa\Database\. Ikuti petunjuk pada file c:\AntrianTobasa\Database\install_db_sqlserver.md atau di sini.

  1. Percobaan pada satu komputer saja


    Sebaiknya untuk percobaaan/demo, seluruh modul Aplikasi Antrian Tobasa diinstall pada satu komputer yang sama. Kemudian di test masing-masing modul.

    Bila ingin menggunakan SQL Server sebagai database:
    Seluruh modul Aplikasi Antrian Tobasa diinstall pada satu komputer yang sama dengan SQL Server
    Edit file konfigurasi agar menggunakan SQL Server sebagai database.
    Note: Untuk versi sebelum 2022, tidak perlu mengubah file konfigurasi
    Mulai versi 2022 cukup, mengedit file QueueService.exe.config
    Cari bagian:
        <connectionStrings>
            <add name="Tobasa.Properties.Settings.ConnectionString" connectionString="Data Source=..\Database\antri.db3;Version=3;" providerName="System.Data.OleDb"/>
        </connectionStrings>  
      
    Ubah menjadi:
        
      <connectionStrings>
        <add name="Tobasa.Properties.Settings.ConnectionString" connectionString="Provider=SQLOLEDB;Data Source=127.0.0.1,1433;User ID=antrian;Initial Catalog=antri;" providerName="System.Data.OleDb" />
      </connectionStrings>   
    
    Note: pada versi 2025 konfigurasi awal bisa dilakukan lewat tool QueueConfig.exe

    • Jalankan QueueService.exe (Modul ini untuk mengaktifkan modul Server pada tcp port 2345, dan terhubung ke database)
      QueueService.exe dapat disetup sebagai Windows Service
    • Lalu QueueAdmin.exe
    • Lalu QueueTicket.exe
    • Lalu QueueDisplay.exe
    • Terakhir QueueCaller.exe
    Pastikan semua terhubung dengan baik, lakukan test membuat nomor di QueueTicket,
    lalu test pemanggilan di QueueCaller, dan lihat di QueueDisplay untuk tampilan/panggilan informasi.



  2. Percobaan dengan QueueServer pada komputer lain


    Setelah sukses dengan demo diatas, dilanjutkan dengan percobaan di komputer lain.
    QueueService.exe tetap berjalan di komputer yang sama dengan SQL Server.
    QueueAdmin, QueueCaller, QueueTicket dan QueueDisplay diinstall pada komputer lain.

    Misalkan IP Address komputer tempat QueueService adalah 192.168.1.55

    Edit konfigurasi QueueAdmin.exe.config, QueueCaller.exe.config, QueueTicket.exe.config dan QueueDisplay.exe.config agar terhubung ke QueueService di 192.168.1.55
    Note: Pada modul QueueCaller, QueueTicket dan QueueDisplay settingan ini dapat dilakukan melalui menu menu/window Options
    Pada bagian <usersettings> cari QueueServerHost, lalu edit menjadi seperti ini:
         <setting name="QueueServerHost" serializeAs="String">
          <value>192.168.1.55</value>
         </setting>
        


    Bila ingin menggunakan SQL Server sebagai database:
    Pada versi sebelum 2022:
    Edit file konfigurasi QueueAdmin.exe.config dan QueueCaller.exe.config agar bisa terhubung ke SQL Server di 192.168.1.55
    Pada bagian <connectionstrings>, ubah menjadi:
        
      <connectionStrings>
        <add name="Tobasa.Properties.Settings.ConnectionString" connectionString="Provider=SQLOLEDB;Data Source=192.168.1.55,1433;User ID=antrian;Initial Catalog=antri;" providerName="System.Data.OleDb" />
      </connectionStrings>   
    

    1. Jalankan QueueAdmin.exe pada komputer lain.
    2. Jalankan QueueTicket.exe, QueueDisplay.exe dan QueueCaller.exe
    Bila masih tidak bisa terhubung dengan komputer server yang menjalankan SQL Server 2008 R2 atau modul Server(QueueService.exe), coba Windows Firewall di komputer server di non aktifkan, bila perlu di komputer client juga

  3. Modifikasi sesuai kebutuhan

    Bila semua dirasa sudah OK, bisa dilanjutkan dengan memodifikasi aplikasi antrian Tobasa
    • Mengubah nama-nama Post
    • Mengubah logo pada QueueDisplay dan QueueTicket
    • Mengubah gambar tombol pada QueueTicket
    • Memodifikasi melibatkan perubahan pada file-file konfigurasi dan tabel-table di database
      Bila setting aplikasi sudah pernah dilakukan lewat windows "Options",
      akan muncul file konfigurasi "User Setting" pada folder %HOMEPATH%\AppData\Local\www.mangapul.com\
      Note: Pada versi 2025 maka foldernya adalah: %HOMEPATH%\AppData\Local\Mangapul\
      Apabila hendak mengubah nama-nama Pos layanan, konfigurasi "User Setting" dihapus saja.
      Selanjutnya edit file konfigurasi yang ada di folder yang sama dengan file .exe
Read more »
Kunjungi halaman project di Github

Kemudian klik pada icon untuk mendownload file AntrianTobasa_2022.7z


Simpan file AntrianTobasa_2022.7z, kemudian extract ke folder yang diinginkan (misal: C:\AntrianTobasa )
Selanjutnya ikuti petunjuk instalasi di sini

Note:
Bila ada pertanyaan silahkan di bagian komentar


Read more »
Software Antrian Tobasa 2022 telah tersedia.
Kini hadir dengan 10 POS dan juga menggunakan database SQLite.

Silahkan download di halaman Github project ini
Silahkan baca juga informasi mengenai release ini
Mulai dari versi 2022, Antrian Tobasa secara default tidak menggunakan Microsoft SQL Server.
Bila tidak menggunakan SQL Server, abaikan petunjuk terkait SQL Server pada artikel ini.
Pastikan anda menggunakan Windows minimal Windows 7 Professional SP1 dan Microsoft .NET Framework minimal versi 4.0.
Untuk database antrian minimal Microsoft SQL Server 2008 R2 Express.
Untuk tahap awal testing, jalankan semua modul antrian di satu komputer (pada komputer yang terinstall SQL server), setelah semua sukses, silahkan dicoba akses dari komputer yang lain.

Lihat video instalasi Video instalasi di Youtube

  • Bila belum menginstall MS SQL Server 2008 R2, ikuti petunjuk instalasi di sini
  • Bila belum mendownload Antrian Tobasa, download software di Github
  • Simpan file AntrianTobasa_2022.7z, kemudian extract ke folder yang diinginkan (misal: C:\AntrianTobasa\ )
  • Restore file backup database MS SQL Server yang terdapat di folder c:\AntrianTobasa\Database\
  • Jalankan program server QueueService.exe pada folder c:\AntrianTobasa\QueueService\
  • Jalankan program QueueDisplay, QueueAdmin, QueueCaller
Baca juga , dan bagian komentar

Bila ingin menampilkan video pada QueueDisplay,
tempatkan file video dengan format WMV pada folder c:\AntrianTobasa\QueueDisplay\movie\. File video dengan format lain(misalnya MP4) juga bisa, asalkan Codecnya sudah diinstall.
Bila ada pertanyaan silahkan di bagian komentar

Read more »