Tobasa OpenJKN Bridge adalah aplikasi middleware open-source dengan lisensi GNU GPL yang dirancang untuk menjembatani sistem informasi fasilitas kesehatan dengan layanan Mobile JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

Aplikasi ini dibangun menggunakan .NET 6 dan dapat berjalan pada sistem operasi Windows maupun Linux, sehingga fleksibel untuk berbagai kebutuhan infrastruktur fasilitas kesehatan.

Tujuan Project
  • Menyederhanakan proses integrasi Mobile JKN
  • Menyediakan middleware yang stabil, aman, dan scalable
  • Mendukung berbagai sistem basis data
  • Dapat digunakan oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan
Dukungan Fasilitas Kesehatan
  • FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama)
  • FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan)

Fitur Utama
  • REST API berbasis .NET 6
  • Cross-platform (Windows & Linux)
  • Middleware integrasi Mobile JKN
  • Logging dan monitoring
  • Konfigurasi fleksibel
  • Siap dijalankan secara on-premise

Dukungan Database
Tobasa OpenJKN Bridge mendukung berbagai backend database:
  • Microsoft SQL Server
  • PostgreSQL
  • MySQL
  • SQLite
Hal ini memungkinkan integrasi dengan sistem lama maupun sistem baru tanpa keterbatasan platform database.

Teknologi yang Digunakan
  • .NET 6
  • ASP.NET Core Web API
  • Mendukung Windows & Linux
  • Database fleksibel (SQL Server, PostgreSQL, MySQL, SQLite)
Read more »
Forward tcp port on other device to localhost
In this example script ssh port is 2231,
plink forwarding port 3306 to localhost port 3306
@echo off
setlocal

:: Replace with your actual values
set "USER=dev"
set "HOST=dev.mangapul.com"
set "PASSWORD=V3r1HardP4$$w0Rd"
::set "COMMAND=ls -l"

:: Construct the plink command
:: plink -ssh %USER%@%HOST% -pw %PASSWORD% %COMMAND%

:: -pw password
:: -P  connect to specified port
:: -N  don't start a shell/command (SSH-2 only)

:: plink -ssh -L 127.0.0.1:3306:dev.mangapul.com:3306 dev@dev.mangapul.com -P 2231 -pw V3r1HardP4$$w0Rd -N

plink -ssh -L 127.0.0.1:3306:%HOST%:3306 %USER%@%HOST% -P 2231 -pw %PASSWORD% -N


if %ERRORLEVEL% equ 0 (
    echo Command executed successfully.
) else (
    echo Command execution failed.
)

endlocal

Read more »

Here is an example using sed to remove
the ^M carriage returns from a file.

# inplace (works!)
sed -i "s/\r//g" windows-text-file.txt
sed -e "s/^M//" filename > newfilename
Read more »
openssl req -x509 -nodes -days 1825 -newkey rsa:2048 -keyout d:\tobasa.local.selfsigned.key -out d:\tobasa.local.selfsigned.crt

Read more »
From .pfx
-----------------
openssl pkcs12 -in d:\temp\tobasaapp.pfx -clcerts -nokeys -out d:\temp\certificate.crt

openssl pkcs12 -in d:\temp\tobasaapp.pfx -nocerts -nodes -out d:\temp\private.key

openssl pkcs12 -in d:\temp\tobasaapp.pfx -out d:\temp\certificate.pem -nodes
To .pfx
-----------------
openssl pkcs12 -export -out certificate.pfx -inkey PrivateKey.key -in certificate.crt -certfile CACert.crt
Here:

Certificate.crt = Your-domain-Name.crt
CACert.crt = Certificate Authority Bundle
certificate.pfx is the new name of generated file
PrivateKey can be in .key or .txt format
Read more »

#!/bin/bash

for i in {1..10}; do wget http://www.mangapul.com > $i.html; done


for xx in `ls *.sql`;do bzip2 -9 $xx ; done

Read more »
Terimakasih untuk semua pengguna Software Antrian Tobasa.

Aplikasi ini dirilis pertama kali pada Mei 2016 dengan 4 POS layanan dan menggunakan database Microsoft SQL Server.

Kini hadir dengan 10 POS dan juga menggunakan database SQLite.
Semoga dengan penambahan SQLite ini semakin mempermudah pengggunaan,
karena pada versi 2022 ini, secara default Software Antrian Tobasa menggunakan SQLite embedded database, artinya tidak perlu melakukan setting/instalasi database.

Bagi yang tetap ingin menggunakan Microsoft SQL Server sebagai databasenya,
tetap bisa seperti versi sebelumnya.

Selain itu juga tersedia tool QueueConfig, untuk mempermudah penyesuaian konfigurasi database aplikasi.

Silahkan akses sourcecode nya di GitHub

Untuk versi binary tetap bisa di download
Dan juga ini petunjuk instalasinya.
Dan ini feature-feature aplikasi.




Read more »
Aplikasi Antrian Tobasa dapat melayani hingga 5 pos/layanan.
Minimal hanya 3 pos/layanan yang dapat ditampilkan pada QueueDisplay dan QueueTicket.
Nama-nama pos ini dapat diubah langsung melalui window Options pada modul QueueDisplay dan QueueTicket, yang akan disimpan pada file user.config pada folder %HOMEPATH%\AppData\Local\www.mangapul.com\.
Pada modul QueueCaller hanya bisa diubah melalui file konfigurasi.

Mengenai file konfigurasi secara khusus dibahas disini

Nama-nama pos juga dapat diubah dengan mengedit langsung file konfigurasi"Application Configuration".
Ada beberapa kasus, nama layanan diubah pada file konfigurasi yang terdapat pada folder aplikasi, tapi setelah aplikasi dijalankan, tidak ada perubahan pada tampilan. Ini disebabkan karena ada konfigurasi dari "User Settings" pada folder %HOMEPATH%\AppData\Local\www.mangapul.com\. Sebaiknya file konfigurasi "User Settings" dihapus terlebih dahulu sebelum mengedit file konfigurasi"Application Configuration".

Mengubah nama layanan pada QueueDisplay juga harus mengubah nama layanan pada QueueTicket dan QueueCaller agar sinkron.

Daftar nama layanan dan settingan pos

Nama-nama layanan
  • POST0 : Apotik
  • POST1 : Laboratorium
  • POST2 : Pendaftaran
  • POST3 : BPJS Kesehatan
  • POST4 : Customer Service
Daftar settingan konfigurasi modul QueueTicket
Setting nameValue
Post0Post POST0
Post0Name Apotik
Post0Caption Apotik - Penyerahan Resep
Post0PrintHeader Apotik
Post0PrintCopies 1
Post0Enabled True
Post1Post POST1
Post1Name Laboratorium
Post1Caption Daftar Laboratorium
Post1PrintHeader Laboratorium
Post1PrintCopies 1
Post1Enabled True
Post2Post POST2
Post2Name Pendaftaran
Post2Caption Pendaftaran Rawat Jalan
Post2PrintHeader Pendaftaran RJ
Post2PrintCopies 1
Post2Enabled True
Post3Post POST3
Post3Name BPJS Kesehatan
Post3Caption BPJS Kesehatan
Post3PrintHeader BPJS Kesehatan
Post3PrintCopies 1
Post3Enabled True
Post3Visible True
Post4Post POST4
Post4Name Customer Service
Post4Caption Customer Service
Post4PrintHeader Customer Service
Post4PrintCopies 1
Post4Enabled True
Post4Visible True
Daftar settingan konfigurasi modul QueueDisplay
Setting nameValue
Post0Post POST0
Post0Name Apotik
Post0Caption APOTIK
Post0RunText Apotik
Post0PlayAudio True
Post1Post POST1
Post1Name Laboratorium
Post1Caption LABORATORIUM
Post1RunText Laboratorium
Post1PlayAudio True
Post2Post POST2
Post2Name Pendaftaran
Post2Caption PENDAFTARAN RJ
Post2RunText Pendaftaran
Post2PlayAudio True
Post3Post POST3
Post3Name BPJS Kesehatan
Post3Caption BPJS KESEHATAN
Post3RunText BPJS
Post3PlayAudio True
Post3Visible True
Post4Post POST4
Post4Name Customer Service
Post4Caption CUSTOMER SERVICE
Post4RunText Customer Service
Post4PlayAudio True
Post4Visible True

Contoh settingan pos untuk Display dan Ticket melalui window Options

Settingan Display
QueueDisplay settings
Settingan Ticket
QueueTicket Settings

Mengedit settingan pos QueueCaller

Seperti terlihat pada gambar dibawah, settingan nama-nama post terdapat pada option UIPostList
Settingan QueueCaller

Edit hanya bagian nama pos, setelah separator |
Contoh:
                        <string>POST0|Registrasi Baru</string>
                        <string>POST1|Registrasi Ulang</string>
                        <string>POST2|Pengambilan Formulir</string>
                        <string>POST3|Pembayaran</string>
                        <string>POST4|Customer Service</string>
Read more »
Mulai dari versi 2022, Antrian Tobasa secara default menggunakan SQLite, sehingga Anda tidak perlu melakukan instalasi/setup Microsoft SQL Server.
Petunjuk berikut ini digunakan bila Anda ingin menggunakan Microsoft SQL Server sebagai database Antrian Tobasa.

Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1,
pada komputer yang diinstall SQL Server 2008 R2 Express

Selain SQLite(sejak versi 2022), Aplikasi Antrian Tobasa juga dapat menggunakan Microsoft SQL Server database sebagai penyimpanan data. File binary download antrian Tobasa tidak menyertakan proses otomatis untuk mensetting database - hanya disertakan file backup antri.bak yang harus direstore di SQL Server, agar dapat digunakan aplikasi antrian Tobasa.
Berikut adalah langkah-langkah setting database yang akan digunakan:
Pertama-tama buka aplikasi SQL Server Management Studio, login sebagai System Administrator(sa)

Membuat SQL User Account

Pada Object Explorer, klik SQL Server - Security - Logins,klik kanan pada Logins, pilih New Login
SQL Server Management Studio New Login

Pada window Login - New, di tab General, isikan Login Name: antrian
Password: TOBASA, pastikan tipe loginnya SQL Server authentication, kemudian klik OK
SQL Server Management Studio New Login Window


Membuat Database Antrian Tobasa


Kembali ke window utama SQL Server Management Studio, pada Object Explorer, klik kanan pada Databases pilih New Database...
SQL Server Management Studio New Database

Pada windows New Database, pada tab General, isikan Database Name: antri dan Owner: antrian, sesuai dengan nama user yang dibuat sebelumnya. Kemudian masuk ke tab Options
SQL Server Management Studio New Database Window

Pada tab Options, set Recovery Model: Full, kemudian klik OK
SQL Server Management Studio New Database Window - Recovery Model


Restore Database


Kembali ke window utama SQL Server Management Studio, pada Object Explorer, klik kanan pada Databases pilih Restore Database.
Atau klik kanan pada database Antri, pilih Tasks - Restore - Database
SQL Server Management Studio Restore Database

Pada window Restore Database, pastikan To database : antri, lalu klik from device kemudian klik tombol ... untuk memilih file backup
SQL Server Management Studio Restore Database Window

Pada window Specify Backup, klik Add
SQL Server Management Studio Specify Backup

Pada window Locate backup file, pilih lokasi file antri.bak
contoh: C:\AntrianTobasa\Database\antri.bak
kemudian klik OK
SQL Server Management Studio Locate Backup File

Kembali ke window Specify Backup, klik OK
SQL Server Management Studio Specify Backup

Kembali ke window Restore Database, centang item backup yang akan direstore, lalu masuk ke tab Options
SQL Server Management Studio Restore Database Window

Pada tab Options, pada bagian Restore Options, centang Overwrite the existing database (WITH REPLACE). Pada bagian Recovery State, pastikan Leave the database ready to use... terpilih
Kemudian klik OK
SQL Server Management Studio Restore Database Window - tab Options


Setting Owner Database


Kembali ke window utama SQL Server Management Studio, pada Object Explorer, klik Databases, lalu klik kanan pada database antri , kemudian klik Properties
SQL Server Management Studio Database Properties

Pada window Database Properties, set Owner menjadi antrian
SQL Server Management Studio Database Properties Window


Demikianlah langkah-langkah membuat dan merestore database software Antrian Tobasa


Read more »
Artikel ini adalah bagian ketiga dari 3 seri instalasi SQL server yang digunakan pada aplikasi antrian Tobasa
Note
Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1,
pada komputer yang diinstall SQL Server 2008 R2 Express,
dengan user yang memilki hak askses Administrator

Seringkali kita tidak dapat mengakses SQL Server dari komputer lain di dalam LAN, sementara akses melalui komputernya langsung tidak ada masalah.
Penyebab dari masalah seperti ini bisa karena SQL Server belum diset running di TCP/IP port 1433, atau juga karena diblok oleh Windows Firewall.
Berikut langkah-langkah membuka akses tcp port 1433 di Windows Firewall.
Tool yang digunakan adalah Windows Firewall Advanced Configuration,
dapat diakses melalui Control Panel -> Windows Firewall -> Advanced Settings
atau dari Run : wf.msc
Tekan Tombol logo Windows dan R (Win+R), lalu ketik wf.msc , lalu klik OK
Windows Firewall Advanced Configuration from Win+R

Pada bagian ini, klik Inbound Rules lalu klik New Rule
Windows Firewall with Advanced Security

Pada bagian ini, pilih Port
Windows Firewall with Advanced Security - Port

Pada bagian ini, klik TCP lalu isikan tcp port SQL Server1433
TCP port standar untuk SQL server adalah 1433. Dalam postingan SQL Server 2008 TCP/IP Network Configuration dijelaskan pengaturan port ini.
Windows Firewall with Advanced Security - TCP port 1433

Pada bagian ini, kita tidak memilih profile Public
Artinya port tcp 1433 tidak akan dibuka pada Network Interface yang terhubung pada network dengan akses Publik.
Windows Firewall with Advanced Security - Profile

Pada bagian ini, isikan nama untuk rule
Windows Firewall with Advanced Security - Name

Rule baru yang dibuat terdaftar dalam daftar Inbound Rules
Windows Firewall with Advanced Security - Done
Read more »
Artikel ini adalah bagian kedua dari 3 seri instalasi SQL server yang digunakan pada aplikasi antrian Tobasa
Note
Petunjuk berikut dijalankan di Windows 7 Professional SP1,
pada komputer yang diinstall SQL Server 2008 R2 Express,
dengan user yang memilki hak askses Administrator

Setelah proses instalasi SQL Server 2008 R2, akses TCP/IP belum dienable, sehingga kita tidak bisa mengakses SQL server dengan protocol TCP/IP. Berikut adalah cara-cara mengaktifkan protocol TCP/IP di SQL Server, agar dapat diakses via network.
Tool yang digunakan adalah SQL Server Configuration Manager,
bisa diakses melalui Start Menu atau dari "Run"

SQL Server Configuration Manager from Windows 7 Start Menu
Tekan Tombol logo Windows dan R (Win+R), lalu ketik SQLServerManager10.msc , lalu klik OK
SQL Server Configuration Manager from Win + R
Kemudian muncul window SQL Server Configuration Manager.
Di sini klik SQL Server Network Configuration , lalu Protocol for SQLEXPRESS.
Kemudian di window sebelah kanan, klik kanan pada item TCP/IP lalu klik Properties

SQL Server Configuration Manager

Pada windows TCP/IP properties terdapat dua tab yang harus diseting: Protocol dan IP Addresses

Tab Protocol, set Enabled = Yes dan Listen All = Yes
SQL Server TCP/IP Listen All
Tab IPAll, isikan 1433 pada item TCP Port
SQL Server IP Addresses Protocol
Kemudian restart SQL Server
Restart SQL Server
Dapat juga direstart melalui command line:
net stop "SQL Server (SQLEXPRESS)"
net start "SQL Server (SQLEXPRESS)"


Pengujian

Gunakan command netstat untuk pengecekan SQL Server sudah berjalan di TCP/IP port 1433
Netstat SQL Server port 1433
Atau langsung menggunakan SQL Management Studio. Sebelumnya sesuaikan parameter koneksi.
Disini, pada tab Login, isikan IP Address komputer SQL Server: misal: 192.168.1.4
Pada tab Connection Properties, pilih Network Protocol : TCP/IP
SQL Management Studio Connection Properties

SQL Management Studio Connection Properties

Selanjutnya

SQL Server sudah run di TCP/IP port 1433, berikutnya adalah membuka akses di Windows Firewall agar dapat diakses dari komputer lain

Read more »